Nokia Siap Jadi Pemain Besar di Industri Teknologi dengan Akuisisi Baru
Setelah bertahun-tahun absen sebagai pemain utama di industri ponsel, Nokia kini mengambil langkah besar dengan beralih ke sektor teknologi lain. Perusahaan asal Finlandia ini memperluas bisnisnya ke pusat data (data center) dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Tak hanya itu, Nokia semakin serius mengembangkan teknologi jaringan optik dan semikonduktor sebagai strategi jangka panjangnya.
Kabar terbaru menyebutkan bahwa Nokia telah mengakuisisi perusahaan asal Amerika Serikat, Infinera, yang dikenal sebagai produsen alat jaringan dan semikonduktor. Akuisisi senilai US$2,3 miliar ini diyakini akan memperkuat posisi Nokia dalam industri teknologi global dan membantunya bersaing dengan raksasa lain seperti Huawei.
Nokia memang telah lama dikenal sebagai pemimpin dalam industri telekomunikasi. Namun, setelah kehilangan dominasinya di sektor ponsel, perusahaan ini mulai mengalihkan fokusnya ke teknologi lain yang sedang berkembang pesat. Langkah strategis terbaru Nokia adalah ekspansinya ke sektor data center dan AI, dua industri yang saat ini tengah menjadi pusat perhatian banyak perusahaan teknologi global.
Dengan semakin meningkatnya kebutuhan akan pusat data untuk mendukung teknologi AI, banyak perusahaan besar seperti Amazon, Alphabet (Google), dan Microsoft berinvestasi miliaran dolar untuk membangun infrastruktur canggih. Nokia, melalui akuisisi Infinera, berupaya menjadi salah satu pemasok utama dalam industri ini.
Akuisisi Infinera juga menandai keseriusan Nokia dalam memperkuat bisnis jaringan optik. Menurut laporan Reuters, langkah ini menjadikan Nokia sebagai produsen jaringan optik terbesar kedua di dunia dengan pangsa pasar 20%, hanya kalah dari Huawei. Dengan dominasi pasar yang semakin besar, Nokia berpotensi mendapatkan kontrak bisnis bernilai tinggi dengan berbagai perusahaan teknologi global.
Selain itu, bisnis semikonduktor juga menjadi salah satu fokus utama Nokia setelah akuisisi Infinera. Industri semikonduktor merupakan sektor yang sangat krusial bagi perkembangan teknologi masa depan, termasuk AI dan komputasi awan. Dengan menguasai lebih banyak teknologi di bidang ini, Nokia dapat memperkuat posisinya sebagai pemain kunci dalam ekosistem teknologi global.
Di sisi lain, akuisisi ini telah mendapatkan persetujuan dari Komisi Eropa. Regulasi di Eropa memastikan bahwa merger dan akuisisi tidak menciptakan monopoli atau mengganggu persaingan pasar. Keputusan Komisi Eropa yang menyetujui akuisisi Nokia terhadap Infinera menunjukkan bahwa langkah ini masih menciptakan kompetisi yang sehat dalam industri jaringan optik.
Dengan ekspansi besar-besaran ke sektor data center, AI, dan jaringan optik, Nokia menegaskan ambisinya untuk kembali menjadi raksasa teknologi global. Meski bukan lagi sebagai produsen ponsel, Nokia tetap berusaha menjadi pemain utama dalam industri yang terus berkembang. Dengan strategi yang matang dan investasi yang tepat, bukan tidak mungkin Nokia akan kembali mendominasi dunia teknologi di masa depan.